Kabarpadang.com
Mengabarkan Ranah Minang

1 Tahun Buron, Perampok Ini Ditangkap

perampok yang tertangkap (2)
Pelaku saat diperiksa kepolisian, Jumat (20/12). (Foto: GS/RED)

Seorang perampok diciduk jajaran Kepolisian Sektor (Polsekta) Padang selatan, Jumat (20/12) sekitar pukul 14.00 WIB. Perampok yang bernama Riki Andiko (29) merupakan Target Operasi (TO) semenjak setahun lalu, dan polisi berhasil mengamankan satu unit mobil Daihatsu Ayla, satu unit sepeda motor curian serta satu linggis sebagai alat bukti.

Ada hal yang berbeda, perampok yang ditangkap ini merupakan mantan pengusaha batubara. Pelaku ditangkap bermula melakukan perampokan terhadap Rosalinda (51) di kawasan Jundul, Padang Selatan pada 2 November 2012 silam bersama rekannya HD yang masih buron.

Dari perbuatan kriminalnya itu, pelaku bersama rekannya berhasil membawa puluhan lembar uang tunai berbentuk dolar Amerika, Yuan China dan Rupiah, dengan total Rp. 400 juta.

Sementara itu, Kapolsekta Padang Selatan Kompol Sukirman mengatakan, setelah merampok kepolisian langsung melakukan pengintaian pada rumah pelaku di Perumahan Jala Utama, Lubuk Begalung, tetapi pelaku tidak lagi berada disana. Diduga ia melarikan diri ke Jakarta dan Palembang untuk menghabiskan uang curiannya.

Lalu, beberapa hari lalu kepolisian mendapatkan informasi bahwa pelaku telah berada di Kota Padang, polisi pun langsung melacak keberadaan sang pelaku. Hasilnya, petugas berhasil mengetahui keberadaan pelaku di kawasan Hos Cokrominoto dengan mengendarai satu unit mobil warna silver.

“Kami berhasil menangkapnya saat mobil yang dikendarainya tengah melaku di Simpang, Padang Selatan,” jelasnya, kemarin.

Kepolisian langsung mengamankan pelaku, guna mencari jejak rekan sesamanya. Tak hanya itu, polisi berhasil menyita barang bukti berupa hasil curian seperti cincin, kalung dan jam.

”Barang bukti yang berupa uang sudah mereka hamburkan, bahkan, Riki ini sudah membeli mobil dengan uang itu,” katanya.

Menurut keterangan pelaku di ruang penyidik, dirinya mengaku bahwa baru sekali itu melakukan tindak kejahatan. Setelah beraksi bersama rekannya yang saat ini masih buron, mereka langsung melarikan diri ke Jakarta dan Palembang.

“Saya tidak menyangka bahwa aksi perampokan yang saya lakukan di Jondul sudah hilang, namun, kenyataannya polisi masih memburu saya hingga saya tertangkap,” kata pelaku. (gs/ed*wn)

Komentar
Loading...
BERITA TERKAIT